jump to navigation

Pengalaman Menarik April 4, 2008

Posted by fahrurhidayat in Uncategorized.
trackback

Ini benar-benar pengalaman yang seru abiz dan pasti tidak akan terlupakan. Pengalaman ini pasti menjadi acuan buat saya setiap kali akan melamar pekerjaan. Sebenarnya saya ngga kerja juga tidak masalah, cuman pengen cari pengalaman aja, kan seru tuh kuliah sambil kerja. Karena saya kuliah di jurusan Informatika, maka saya pun melamar menjadi programmer part time di salah satu software house di surabaya.

Sore itu bersama 2 orang rekan, saya pun berangkat ke software house yang akan kami tempati untuk melamar kerja. Sebelumnya kami sudah membuat CV dengan template dan warna yang sama. Perjalanan dari kos-kosan ke software house cukup jauh, ditambah kemacaten kota surabaya memakan waktu sekitar 30 menit.

Setiba di software house, aku bersama salah seorang rekanku Abid makan di kantin software house tersebut berada sementara rekanku satunya lagi sholat ashar. Habis itu kami naik ke lantai 10 untuk melamar kerja. Kami di ajak masuk ke ruangan yang sepertinya ruang rapat, namum ruang tersebut kayaknya akan digunakan sebagai ruangan untuk mewawancarai kami.

Akhirnya wawancara pun di mulai, si pewawancara pun mulai bebicara, “Siapa yang mau di wawancarai terlebih dahulu?”. Saya pun memberanikan diri untuk menjadi yang pertama. Saat pewawancara membaca CV saya, tiba-tiba adzan maghrib dikumandangkan, ia kemudian meminta agar wawancara dilanjutkan setelah sholat maghrib.

Setelah sholat maghrib, wawancarapun dilanjutkan. Tapi kini pewawancaranya berjumlah 2 orang. Wew,,, tambah tegang saja. Apa isi wawancaranya, ya standarlah ,,,kalo orang sedang melamar pekerjaan.

Nah, yang saya maksud pengalaman menariknya yaitu setelah wawancara. Sungguh hal yang saya tidak pernah duga sama sekali sebelumnya. Mereka melakukan semacam tes, kami di suruh duduk di depan komputer, satu orang satu komputer, kemudian diberi tugas untuk membuat website. Parahnya lagi sifatnya sudah close,  termasuk close google, ngodingnya di notepad lagi. Wew,,, sungguh hal yang tidak terduga. Jujur saja saya ini tidak pernah hapal sintaks, ini juga saya lakukan karena omongan dosen saya yang selalu bilang “syntax itu tidak perlu dihapal, kalo lupa buka bukunya lagi”. Tentu saja saya tidak bisa menyelesaikan ujian ini, dan saya yakin saya tidak akan diterima.

Sehabis ujian itu, saya mengajak rekan saya untuk segera pulang karena malu tidak bisa berbuat apa-apa. Keesokan harinya saya dengan kabar bahwa Abid diterima, ya wajarlah dia memang hebat, kalo saya sih sudah tau kalo hasil ujian seperti itu pasti tidak diterima.

Habis ini setiap kalo ngoding, saya akan berusaha untuk menghapal syntaxnya biar kalo disuruh ngoding di notepad juga masih bisa :D

Comments»

1. Monkey D Luffy - April 8, 2008

wew sebut merek wew …

2. juljulie - April 15, 2008

ga smua yang dibilang dosen itu bener…
btw… kalo ada istilah yg sa nda menger, ta tanya km lagi y… ok ok