Idul Adha di Taman Safari Pasuruan December 13, 2008
Posted by fahrurhidayat in Uncategorized.trackback
Idul Adha tahun ini benar-benar berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena kurang lebih sudah tiga tahun aku menjalani perantauan di Surabaya, hal ini menyebabkan ada 4 idul adha yang aku lalui di kota yang selalu panas ini. Pada Idul adha pertama, kedua, dan ketiga aku masih sempat makan daging kurban. Itu karena ada yang mengajak berziarah ke rumah sesepuh (orang sulawesi yang berkeluarga dan berdomisili di surabaya). Tetapi tahun ini benar-benar apes. Mencicipi makanan idul adha pun tidak sempat.

Ini adalah foto di parkiran Taman Safari Pasuruan
dari kiri ke kanan: aku, ocha, isra, dan arif
Setelah sholat ied di Masjid Manarul Ilmi ITS, aku buru-buru untuk pulang, perasaanku ngga enak, ternyata perutku mulas, soalnya semalam sebelum tidur aku minum vegeta herbal.
Setelah urusan yang satu itu beres, aku ke kos arif. Hari ini kita ada rencana jalan-jalan, pengennya sih cari makan gratis seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak ada ajakan/undangan jadinya tidak jelas. Menjelang siang langsung kita putuskan untuk jalan-jalan ke taman safari di Pasuruan. Kita berangkat bertujuh. Sebelum berangkat, kita ke bengkel terlebih dahulu untuk mengencangakan rantai sepeda motor karena perjalanan yang akan ditempuh cukup jauh.
Berangkat pukul 1 siang, memang sudah cukup terlambat dan panas, tetapi tidak menyulutkan semangat kita untuk berekreasi. Ternyata perjalanan kami melelahkan juga, setelah memasuki kawasan taman safari, jalannya mendaki dan terjal. Sepeda motorku sih enteng dalam mendaki karena tidak ada yang aku bonceng. Sepeda motor Arif dan Isra hanya bisa mendaki dengan kecepatan 20 Km/Jam karena mereka membonceng Rahmat dan Ocha. Sementara sepeda motor Ka Adhy sudah melampau jauh.

Ini foto di Lobi sebelum naik bus safari
Dari kiri ke kanan: Isra, Aku, Arif, dan ka Adhy
Setiba di Taman Safari, aku sempat kaget karena harga tiket masuknya mahal sekali, Rp 40.000,- per orang. Di tambah ongkos parkir sepeda motor Rp 5.000,-. Tapi engga apa-apalah, sudah jauh-jauh dari Surabaya menempuh perjalanan yang melelahkan rasanya tanggung untuk tidak masuk. Ternyata Rp 40.000,- itu termasuk biaya bus buat pengunjung yang tidak membawa mobil.
Setiba di lobi taman safari, beberapa dari kita ada yang ke toilet terlebih dahulu. Setelah itu baru deh kita naik ke bus untuk memulai tour kita ![]()

Ini adalah foto aku, sudah tidak sabar heheheā¦.
Di dalam taman safari, kita bisa melihat banyak hewan-hewan dari berbagai belahan bumi. Ada dari afrika juga loh. Hewan-hewan afrika malah ukurannya besar-besar. Sapi afrika minta ampun deh besarnya wkakakak.. Aku punya banyak foto hewan-hewannya..cuman karena pada waktu itu hujan, jadi foto hewan terbagus yang bisa aku ambil cuman ini :

Seekor zebra yang mendekat ke bus safari kami
Setelah safari dengan bus, ternyata ada safari dengan kaki juga, maksudnya jalan kaki. Di safari jalan kaki ini kita bisa melihat hewan-hewan seperti ular, burung, monyet. Gajah dan jerapah juga ada. Di safari jalan kaki juga kita bisa melihat bayi-bayi hewan seperti bayi harimau, macan, orang utan dll. Ada pertunjukannya juga, sejenis sirkus. Trus ada wahana-wahana seperti di dufan. Ada rumah hantu. Tetapi untuk wahana dan rumah hantu pake karcis tersendiri dengan harga Rp 10.000,- per orang.
Aku paling suka di kandang burung. Kita bisa melihat langsung dari dekat burung-burung tersebut. Bahkan bisa bersentuhan dengan mereka.

Coba perhatikan burung nuri yang ada di atas kepalaku..dia mematuk kepalaku wakakaka

Setelah turun dari bus safari, akan melanjutkan safari dengan jalan kaki

Di jembatan gantung, keren banget, benar-benar mirip hutan
Di hutan burung

Di depan rumah hantu
Setelah puas jalan-jalan, kita pun pulang. Karena semuanya pada kelaparan, kita pun mencari warung makan. Dalam perjalanan pulang, ada warung bakso di sekitar kawasan taman safari. Kayaknya hujan-hujan seperti itu enak makan bakso. Kita pun mampir di warung bakso tersebut. Wuih..baksonya mahal banget. Satu porsi Rp 12.000,-. Tapi ini bukan bakso sembarangan. Satu pentol bakso ukurannya sebesar melon. Enak pula. Aku sampe nambah kuah berkali-kali karena ukuran bakso mengurangi ruang untuk kuah. Kuahnya enak sekali juga ![]()
Setelah makan bakso, kita melanjutkan perjalanan pulang. Hari sudah malam di tambah udara dingin karena habis hujan membuat perjalanan terasa berat. Akhirnya sampai di Surabaya pukul 8 malam.


wuih panjangnya…
kok gk ngajak km rur..
mayak kon…
aq jg pengen k taman safari euy…
curang kon..
idul adha ku loh.. di jakarta…
wuih…asekkkk sekali idul adha ke taman safari..
Pluk cuman di rumah aja..huhuhuh
Rur, idul adha taun depan kan km udah di makassar dengan gelar S KOM ?? aMIN.
kita bedoa bersama ya agar lulus 4 tahun..amin..
Ke taman safari nggak ngajak2 neh……
Oe rur, kayaknya berminat lagi jadi asisten semester depan.heehehehe
wah.. idul adha di taman safari potong apaan rur. ZEBRA???
Tambah SiPH ae
wah… ga rugi kamu belajar PCD…
kmu bisa berubah diri menjadi black and white….
)
keren bangetszzz….
pergi ke taman safari cari family-Nya rur…… wakwakawkakwakwak
sory rur bercanda???????????
weh rame tawwa… koq yg di U26 dan sekitarnya ndak diajak juga…
HALLO!!!!!!!!!!!!!
iDUL aDHANYA SENDIRIAN YAH???!!!!!!!
ENAKAN JUGA DI RUMAH!!!!!
kAPANKO PULANG NAH????????
asyik tuh Rur..jalan2.. pas idul adha.. sekalian aja motong hewan disana
fahrur, jelek… belang2!!!
hal yang terjadi sebenarnya…..
foto pertama: fahrur mau cium zebra? tapi saya bilang jangan rur nanti kau ditangkap sama penjaga taman safari, itu mereka dah siap bawa tali. ISRA bilang lapar….
foto kedua: lagi di hukum karena beruaha nyuri zebra, fahrur bener-bener kecewa karena gak bisa nyium zebra
foto ketiga: karena udah gak tahan, akhirnya melarikan diri dengan bis kota buat ketemu ma zebra. ISRA bilang, “aman rur penjaganya udah gak ngikutin”
foto keempat:akhirnya ketemu ma pujaan hati, (happy ending)